Monday, July 19, 2010

Pandai Memilih Momen


Kasandra A Putranto, psikolog, pengasuh rubrik mari-bicara.com mengatakan pandai-pandailah dalam memilih momen. Sebelum mengawali percakapan, perhatikan kondisi psikologis pasangan Anda. Suasana hati yang baik akan menentukan bagaimana dia akan merespon ajakan Anda untuk berbincang-bincang.

Dalam kondisi senang, seseorang cenderung membuka diri dan mau menerima masukan dari orang lain. Sebaliknya yang terjadi apabila ’bad mood’ tengah menyerang.

  1. Bila pasangan tampak letih dan tidak fit, hindari mengajaknya ngobrol tentang topik yang berat-berat. Sebaliknya, hiburlah dia dengan cerita lucu dan pengalaman menyenangkan.
  2. Kalau perlu, berikan dia waktu untuk menenangkan diri dan beristirahat tanpa gangguan. Ketika pikiran sudah terasa rileks, komunikasi pun akan mengalir lebih lancar.
  3. Malam hari dan sepanjang akhir pekan adalah waktu yang paling pas untuk menjalin kedekatan. Anda berdua sedang berada dalam kondisi santai. Sempatkan menikmati acara makan bersama diselingi obrolan kecil di meja makan. Menjelang tidur, daripada asyik berkutat dengan serial televisi, sisihkan waktu setidaknya 15 menit untuk bercakap-cakap dengan pasangan.

Saturday, July 17, 2010

5 Bahasa Cinta


Dalam presentasinya di hadapan beberapa tamu dan orangtua murid Rumah Belajar Persada, Jatibening, dr. Adriana S. Ginanjar, Koordinator Klinik Terpadu Fakultas Psikologi Universitas Indonesia mengatakan, bahwa dalam menunjukkan rasa cinta, ada 5 cara. Kelima cara tersebut dirangkum oleh dr. Gary Chapman, konselor pernikahan yang menulis buku The 5 Love Languages.

Menurut Chapman, yang sudah berpengalaman selama 30 tahun ia akhir mengambil kesimpulan, bahwa sebenarnya ada 5 cara untuk membahasakan cinta. Ia sudah pernah membantu pelbagai masalah pernikahan di tingkatan masalah yang berbeda-beda pula. Dari yang baru saja menemukan rasa bahagia dan tantangan dalam pernikahan, hingga pasangan yang sudah berkeputusan untuk memutuskan tali pernikahan mereka.

Setelah sekian lama memberikan konseling, dr. Chapman melihat adanya pola, bahwa setiap orang memiliki semacam bahasa cinta. Bahasa cinta tersebut merupakan cara utama seseorang untuk mengekspresikan dan menerjemahkan cinta. Ia juga menemukan, apa pun alasan seseorang, kebanyakan kita merasa tertarik kepada mereka yang berbahasa cinta dengan dirinya. Ketika pasangan yang mengalami masalah untuk mengekspresikan rasa cinta mereka, maka masing-masing pun akan bisa mengerti cara mereka sendiri dan cara pasangannya membahasakan cinta mereka. Setelah menyadari hal tersebut, masing-masing akan bisa mencoba kembali. Kelima bahasa tereebut adalah;

* Kata-kata Penguatan
Aksi tak selalu berkata lebih kencang ketimbang kata-kata, kok. Jika lewat kata-kata adalah merupakan cara yang Anda ketahui untuk mengutarakan rasa cinta Anda, maka artinya pujian yang sifatnya gamblang amat penting artinya bagi Anda. Mendengar kalimat "Saya cinta kamu" dan setipenya membuat Anda lebih bersemangat. Kritik dan ejekan bisa menjatuhkan Anda dan akan sangat membekas.

* Waktu Berkualitas
Cara ini adalah tipe yang menunjukkan cintanya lewat perhatian penuh. Selalu berada di sisi orang yang dicintai adalah hal yang penting orang tipe ini. Namun, berada di sisi seseorang bukan berarti hanya "ada", tetapi memfokuskan diri untuk ada di sisinya tanpa ada perhatian yang teralihkan. Ketika si dia berbicara, Anda akan mematikan televisi, menon-aktifkan ponsel, dan hal-hal lain yang berpotensi mengganggu obrolan.

* Menerima Hadiah
Jangan salah artikan bahasa cinta ini dengan materialistis. Si penerima hadiah lebih menilai upaya yang dikeluarkan oleh si pemberi hadiah dengan menilainya sebagai cinta, perhatian, dan usaha yang dikeluarkan. Jika Anda berbicara dengan bahasa cinta ini, sebuah tindakan kasih atau hadiah menunjukkan bahwa Anda merasa dicintai, disayangi, dan dijunjung tinggi di atas pengorbanan orang yang membawakan hadiah tersebut kepada Anda. Tanggal ulang tahun yang terlewatkan, hari jadi, atau hadiah yang tak penuh perhitungan akan menjadi bencana, begitu pula dengan tindakan harian yang biasanya diberikan lalu tiba-tiba berhenti pun akan membuat Anda kelimpungan.

* Tindakan Mengurangi Beban
Jangan anggap tindakan-tindakan yang terlihat sepele tidak ada artinya. Ketika si dia mulai menyapu dan menggantikan tugas Anda yang sedang terbaring sakit di atas tempat tidur, hal tersebut akan dinilai sebagai tindakan yang mengurangi beban seseorang. Bagi seseorang yang sulit untuk mengutarakan rasa cintanya, bantuan yang ia lakukan untuk orang yang ia cintai adalah sebuah upaya menunjukkan. Kemalasan, komitmen yang terkoyak, dan membuat si pembicara bahasa ini merasa bahwa perasaannya sudah tak lagi penting.

* Sentuhan Fisik
Bahasa ini tidak selalu berarti bahasa yang harus diungkap di dalam kamar tidur. Pelukan, tepukan di pundak, genggaman tangan, sentuhan penuh arti di lengan, pundak, atau wajah bisa menunjukkan rasa ketertarikan, kasih, cinta, kepedulian, dan lainnya. Kehadiran secara fisik dan aksesibilitas adalah hal yang krusial bagi orang yang berbicara dengan bahasa ini, sementara penyia-nyiaan atau penganiayaan bisa jadi hal yang tak bisa dimaafkan dan destruktif.

Yang mana bahasa si dia dan yang mana bahasa cinta Anda? Ketika Anda dan suami sama-sama mengetahui bahasa cinta ini, dan bisa saling memenuhi, maka masing-masing akan merasa bisa mencintai dan dicintai.

3 Kriteria Perempuan paling Bahagia


Apa sih, kriteria perempuan paling bahagia? Tidak salah jika Anda menjawabnya punya karier yang bagus di perusahaan besar, bergaji tinggi sehingga bisa traveling sepuasnya atau memiliki keluarga yang harmonis. Namun, tanpa itu semua pun, Anda bisa menjadi perempuan paling bahagia di dunia. Apa saja syaratnya?
  1. Punya saudara perempuan. Mereka yang punya setidaknya seorang kakak atau adik perempuan umumnya tinggal dalam lingkungan yang suportif, bersikap optimistis, dan dapat mengatasi masalah dengan lebih baik. Hal ini terungkap dari hasil riset yang dilakukan The British Psychological Society.
  2. Banyak senyum. Orang dewasa yang semasa kuliah dikenal murah senyum ternyata kehidupan pernikahannya lebih awet ketimbang yang dulu tak terlihat bahagia. Dari riset yang diumumkan DePauw University diketahui, peluang kelompok pertama untuk bercerai adalah 5 kali lebih rendah dibanding kelompok kedua. Para ahli menyimpulkan, orang yang murah senyum punya pikiran yang lebih positif dan dapat ditularkan kepada pasangannya.
  3. Jarang nonton televisi. Menurut survei, orang-orang yang ceria hanya menghabiskan kurang dari 30 persen waktunya untuk menonton televisi. Mereka lebih suka bersosialisasi, membaca buku, atau ikut kegiatan keagamaan. Berbagai jenis kegiatan ini dianggap lebih mendatangkan efek positif bagi mood dan kesehatan.

Cara Merawat Tas Tangan


KOMPAS.com - Barang-barang yang dirawat dengan benar akan tahan lebih lama dan memudahkan Anda setiap kali akan digunakan. Lebih hemat menjaga barang dalam keadaan rapi dan bersih ketimbang selalu memberi baru. Tas tangan contohnya. Tas tangan saat ini sudah seperti perhiasan, harganya bisa mencapai jutaan, bahkan ratusan juta. Meski tak semahal itu pun, tetap saja tas tangan yang dimiliki, apalagi yang terbuat dari bahan-bahan rentan rusak, seperti kulit, harus dirawat sebaik mungkin. Berikut tips untuk merawat tas tangan agar tetap terjaga baik.

  1. Saat tak digunakan, selalu bungkus tas tangan agar terhindar dari debu. Gunakan penutup tas yang biasanya diberikan dari toko, atau gunakan sarung bantal yang terbuat dari bahan lembut dan alami.
  2. Perhatikan kebersihan tangan Anda saat memegang tas. Hindari menggenggam langsung pegangan tas tangan dengan telapak tangan. Anda pasti setuju, telapak tangan adalah salah satu bagian tubuh yang tanpa sadar, merupakan bagian yang memiliki kuman dalam jumlah banyak. Selain itu, dari penggunaan lotion pun bisa menyebabkan kulit pada tas terlihat kehitaman. "Sebaiknya sampirkan saja tasnya di lengan, jangan menggenggam pada pegangannya. Apit di lekuk sikut. Dengan begini, Anda bisa menghindari kerusakan pada pegangan tas akibat terpapar dari lotion atau kotoran yang melekat pada telapak tangan," jelas Ticco Chandra, pemilik Colorwash, jasa pencucian profesional khusus tas dan sepatu kulit kepada Kompas Female.
  3. Jangan isi tas dengan barang-barang berat, karena bisa merusak bentuk aslinya. Hindari pula membawa pulpen tanpa tutup atau pulpen yang menggunakan pegas otomatis di bagian belakangnya, karena bisa tanpa sengaja mengeluarkan ujung pulpen dan menodai bagian dalam tas. Pulpen yang asal taruh, meski dengan tutup pun bisa menusuk dan merusak bentuk tas. Sebaiknya taruh di dalam kotak pensil tersendiri untuk jaga-jaga. Jangan pula mencoba menggunakan bagian luar tas sebagai tatakan tulisan, ujung pulpen bisa menembus kertas dan menodai tas.
  4. Hindari menaruh langsung produk-produk perawatan ke dalam tas. Lotion, foundation, krem, atau produk-produk kecantikan lainnya. Tak pernah tahu kapan produk-produk tersebut bocor dan merusak tas Anda selamanya.
  5. Hindari penggunaan tas tangan yang mahal atau spesial jika Anda melihat cuaca sedang tidak bersahabat atau akan berkunjung ke daerah yang lembap atau berpotensi merusak tas karena cuaca atau kondisi yang tidak ramah.
  6. Jangan membawa tas tangan mahal ke salon atau penata rambut, karena produk-produk perawatan dan penataan rambut bisa dengan mudahnya menempel dan merusak tas. Selain itu, potongan rambut yang baru diberikan zat kimia juga bisa menempel dan merusak tampilan tas.
  7. Jika tas Anda memiliki pegangan yang terbuat dari rantai, pastikan rantai tersebut disimpan di bagian dalam tas saat sedang tidak digunakan. Ini penting agar rantai tidak merusak bahan pada bagian luar tas.
  8. Saat penyimpanan, sebaiknya gunakan bubble wrap untuk ditaruh di bagian dalam tas dan menjaga bentuknya. Hindari penggunaan kertas tisu atau koran karena bisa menarik rayap untuk berkembang biak di dalamnya.
  9. Hindari penggunaan tas spesial ke supermarket karena jika Anda menaruh di troli, jaring-jaring pada troli bisa meninggalkan bekas permanen atau lebih parah, tumpahan makanan atau minuman akan merusak tas.
  10. Ticco juga menyarankan, agar Anda melakukan pelapisan atau waterproofing tas agar terhindar dari kecelakaan-kecelakaan yang tak diinginkan, seperti tersiram air atau terkena noda pulpen. Waterproofing juga memudahkan pembersihan jika tas terkena cairan.
  11. "Jangan sekali-kali menggunakan celana jins baru sambil menenteng tas tangan baru pada saat bersamaan. Saya paling sering menemukan jeans stain pada tas tangan dari kulit. Ini terjadi karena tas kulit bergesek dengan jins yang warnanya masih sangat pekat," jelas Ticco yang menyarankan agar jika sampai terjadi, segera bawa tas ke tempat pencucian tas profesional, jangan sampai menunggu warna jins meresap ke dalam tas terlalu lama.
  12. Untuk tas yang disimpan di dalam lemari, usahakan untuk memberikan aliran udara ke dalam lemari, setidaknya angin-anginkan tas atau sepatu kulit agar tidak berjamur. Simpan arang Korea di dalam lemari untuk menyerap kelembapan, jangan gunakan silica gel atau penyerap kelembapan karena bisa tumpah dan malah membasahi tas.
  13. Untuk tas dari bahan kanvas, jangan biasakan untuk mencuci sendiri dengan deterjen atau sikat karena akan merusak kondisi awalnya dan malah merusak jaringan benangnya.
  14. Jika terkena noda yang membandel, coba warnai kembali tas. Pastikan Anda membawanya ke tempat jasa pewarnaan tas yang profesional.